UNPAR+ hadir dengan visi dan misi untuk melayani upskilling dan reskilling para profesional dan pelaku usaha di dunia kerja yang semakin dinamis, sejalan dengan konteks perkembangan dan kemajuan bangsa Indonesia. Konteks yang dimaksud adalah:

  • Bonus demografi, dimana anak muda usia produktif akan berlimpah dan membutuhkan pendidikan yang relevan dengan tuntutan dunia kerja. Apakah lembaga Pendidikan formal-bergelar akan mampu memenuhi tuntutan tersebut?
  • Perkembangan teknologi digital, akan menyertai kemajuan di segala lapisan dunia kerja, baik dunia bisnis maupun perusahaan pada umumnya, kehidupan masyarakat sampai ke penyelenggaraan pemerintahan. Apakah para professional dan pebisnis mampu beradaptasi dengan tuntutan kompetensi dunia kerja baru?
  • Akses terhadap perangkat digital, dimana jumlah smart phones dengan koneksi internet broadband menjadi makin merata dan terjangkau. Bagaimana smart phones dapat dimanfaatkan untuk pengembangan diri dan professional supaya kompetitif di dunia kerja?

Karenanya visi UNPAR+ ditujukan untuk pengembangan diri dan profesional, yang semakin bermutu dan berkelanjutan. Sementara, misi UNPAR+ adalah mengelola layanan-layanan pendidikan untuk pengembangan diri dan profesional terutama bukan formal-bergelar dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital (non-degree online learning).

Layanan UNPAR+ ditujukan untuk pemenuhan visi keberpihakan kepada yang tersisih, baik karena tidak mendapat kesempatan di perguruan tinggi, tersingkirkan dalam persaingan dunia kerja karena kemajuan teknologi khususnya perkembangan teknologi digital maupun ketidakcocokan gaya belajar di sistem pendidikan konvensional.

Online learning dengan pemanfaatan teknologi digital memungkinkan inklusi dan partisipasi jumlah peserta tanpa dibatasi ketersediaan ruang. Berbeda dengan biaya pendidikan di perguruan tinggi yang makin mahal, online learning memungkinkan biaya pendidikan menjadi lebih terjangkau disesuakan dengan kebutuhan pesertanya.

Online learning menjadikan pendidikan sepanjang hayat, untuk peningkatan kompetensi (upskilling) termasuk pembaruan kompetensi (reskilling) supaya tetap relevan dan kompetitif di dunia kerja, menjadi lebih mudah dilakukan. Perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi mengharuskan setiap orang untuk terus menerus memperbaiki kualitas dirinya untuk daya saing dan kemampuan kerja.

Online learning menjadikan gagasan student-centred learning lebih dapat diterapkan. Peserta menjadi bebas menentukan kursus yang akan dipelajari, bagaimana proses belajarnya, kapan dan seberapa sering proses belajarnya. Belajar menjadi menyenangkan dan lebih manusiawi.

UNPAR+ mendukung education for all, lifelong learning dan freedom of learning untuk perbaikan kualitas professional dan pelaku dunia usaha melalui upskilling and professional development.

Soft-Launch: UNPAR+

UNPAR+ ini merupakan brand dari produk yang dikelola oleh Lembaga Pengembangan Profesional (LPP), UNPAR yang keberadaannya disahkan dengan Peraturan Pengurus Yayasan No. 35 tahun 2019 tentang Pedoman Dasar LPP UNPAR pada akhir tahun 2019. Dalam perjalanannya, LPP UNPAR sudah menghasilkan sejumlah produk, yaitu:

  • Webinar berseri, termasuk webinar training dengan narasumber berasal dari kombinasi baik para ahli, praktisi professional maupun dosen bermutu dan alumni dari Universitas Katolik Parahyangan. Rekaman webinar dapat diakses di UNPAR+ Youtube Channel.
  • Online Courses, yang sudah siap untuk digunakan, baik berasal dari produksi mandiri maupun kerjasama dengan lembaga pelatihan untuk sertifikasi profesi dan penjajagan kerjasama dengan lembaga internasional. Online courses juga terus dikembangkan untuk ke depannya
  • Online platform, sudah dikembangkan dan terus disempurnakan untuk memfasilitasi proses pembelajaran dan dapat diakses di https://unparplus.id/.
  • Business Model, sudah dikembangkan dan terus dibarui, termasuk pengembangan organisasi dan tenaga pendukungnya, disesuaikan dengan tuntutan perkembangan LPP UNPAR.

Selain online platform diatas, pengembangan Social Media, Youtube, LinkedIn, Spotify, Eventbrite, dan Zoom dengan brand UNPAR+ juga sudah dikerjakan.

Menimbang perkembangan tersebut diatas, Pengurus Yayasan Universitas Katolik Parahyangan melakukan soft launch dan mengenalkan secara resmi UNPAR+ sebagai produk LPP UNPAR pada Rabu, 28 Oktober 2020. Peresmian dilakukan secara online, yang ditandai mulai digunakannya online platform:unparplus.id, publikasi company profile video dan aktivasi kampanye digital untuk menumbuhkan kesadaran dan pemanfaatan platform tersebut.

#Belajar lebih Jauh

LPP UNPAR menjadikan visi dan misi sebagai pijakan untuk melangkah lebih cepat ke depannya. Beragam online courses dan produk ikutannya seperti webinar dan podcast sudah disiapkan untuk memperkaya dan menjadikan UNPAR+ lebih relevan sesuai kebutuhan penggunanya.Kerjasama dengan para ahli, professional dan dosen bermutu di lingkungan UNPAR, training providers dan Lembaga Sertifikasi Profesi untuk melaksanakan non-degre online learning akan makin digiatkan.

Penguatan brand UNPAR+, pemasaran dan relasi dengan penggunanya akan terus dikerjakan dengan makin professional, menggunakan sistem kerja yang gesit, efektif dan efisien.

LPP UNPAR diharapkan dapat merintis dan menjadi pemain penting dalam ekosistem yang mendorong anak-anak muda berdaya saing, baik dalam rangka mengembangkan perusahaan sendiri, menjembati anak-anak muda berdaya saing ke perusahaan dan memfasilitasi perusahaan yang mengembangkan human capitalsnya.

Mari #Belajar Lebih Jauh, membarui terus menerus dan melampaui batas pengetahuan dan ketrampilan. Mari berkolaborasi dan melangkah lebih cepat, bersama dengan UNPAR+.


Tulisan ini dipublikasikan di Majalah Parahyangan, Edisi 2021, Kwartal 1.